Yamata No Orochi
Yamata No Orochi adalah
makhluk berbentuk naga dari mitologi jepang yang dikalahkan oleh Susanoo. Kisah Yamato-no-Orochi terdapat di Kojiki dan Nihongi.
Yamata No Orochi memiliki bentuk fisik delapan kepala dan delapan ekor, mata merah bagaikan lentera Cina, semacam pohon cemara yang tumbuh di bahunya, perut selalu terselimuti darah, dan tubuh besarnya mencapai delapan lembah dan delapan bukit
Kisah mitologi Yamata No Orochi Ditendang dari taman surga, Susanoo salah satu dari anak Izanagi, turun ke puncak gunung Torikami dan bertemu dengan pasangan tua, Ashinazuchi dan Tenazuchi dan anak perempuannya menangis tersedu-sedu. Mereka pun menjelaskan bahwa mereka lelah jika setiap tahun Yamata-no-Orochi datang untuk memakan anak-anaknya, dan kali ini mereka harus mengorbankan anaknya yang kesembilan, Inada.
Demi menyelamatkan Kusinada, Susanoo menikahi dia dan menyihirnya menjadi sebuah sisir yang ia selipkan di rambutnya. Susanoo lalu memerintah kepada pasangan suami istri itu untuk meramu sake dan menyulingnya sebanyak delapan kali, dan juga membuat delapan gerbang penutup yang masing-masing berisi segentong sake. Yamata-no-Orochi pun terpancing untuk menghampiri umpan yang direncanakan.
Dalam keadaan mabuk, Susanoo pun menebas semua lehernya, dan Ketika dia memotong-motong ekor naga itu, pedangnya patah dan tertancap di tubuh Yamata-no-Orochi dan memberikan naga itu kekuatan lebih. Setelah terkalahkan, Susanoo pun mencabut pedangnya, dan kini pedang itu telah menjelma menjadi pedang sakti yang bernama Kusanagi
Susanoo
Susanoo atau Takehaya Susanoo-no-Mikoto, populer disebut Susanoo-no-Mikoto, adalah dewa laut dan petir menurut mitologi Shinto Catatan tentang Susanoo tertulis di buku Kojiki pada tahun 680 M dan 720 M di buku Nihongi.
Kisah Mitologi Susanoo :
Menurut kisah yang ditulis Kojiki, dia terlahir dari basuhan air hidung Izanagi ketika mensucikan diri sepulang dari neraka. Tetapi, menurut Nihongi, Susanoo terlahir berbarengan dengan ketika Izanami melahirkan dewa-dewi lainnya. Menurut kedua karya tersebut, Susanoo merupakan salah satu dari tiga dewa yang merupakan “Tiga Anak Terhormat” bersama dengan Amaterasu (dewi matahari) dan Tsukoyomi (dewa bulan). Susanoo terkenal akan kelakuannya yang destruktif dan penipu, oleh karena itulah ia dikenal sebagai pembohong ulung, tetapi dewasa ini dia juga dikenal sebagai dewa cinta dan perkawinan. Dalam seni lukis Jepang, susanoo terlihat dengan rambut panjang berombak menerjang angin, menghunus pedang dan bertarung melawan naga berkepala delapan. Terakhir, meskipun tabiatnya terkenal buruk, dia telah memberikan banyak manfaat bagi umat manusia seperti memberikan ilmu tentang agrikultura, dan pendiri dinasti di kawasan Izumo.
Susanoo diperintah oleh Izanagi untuk menjaga lautan, tetapi ia malah pergi menjenguk ibunya ke neraka, maka ia pun langsung diusir. Setelah itu ia menjenguk saudara perempuannya Amaterasu di surga untuk mengucapkan selamat tinggal, tetapi Amaterasu menolak karena masalah yang ditimbulkan Susanoo dengan ayah mereka Izanagi. Namun, susanoo tidak menyerah dan menantang bahwa jika dia bisa secara ajaib melahirkan lima dewa laki-laki, Amaterasu harus memaafkannya. Lalu dia mengambil 500 kalung perhiasan saudara perempuannya, memakannya dan menyemburkannya sehingga lima dewa laki-laki lahir.
Pernah dikisahkan Susanoo turun ke daerah Izumo untuk menolong keluarga malang yang hendak mengorbankan putrinya. Lalu ia pun membantu mereka dengan mengalahkan naga berkepala delapan Yamata-No-Orochi dan memperoleh pedang sakti Kusanagi. Gadis yang Ia tolong terus dinikahi dan bersama melahirkan banyak dewa-dewi yang salah satunya yang paling terkenal adalah Okuninushi. Selain itu, menurut Kojiki ada kisah di mana Susanoo membunuh dewi makanan Ōgetsuhime, dan menjadi dewa di dunia bawah serta pernah menghadapi banyak kasus di persidangan sebelum akhirnya di kirim ke Ōkuninushi.
diatas adalah gambar pertarungan Susanoo melawan Yamata No Orochi
Sekian dan terimakasih
~Rudy Chrisdianto~



Panjang Banget Bud, wkwkwk
BalasHapushehe boi
Hapus